Senjaku Kelabu

Kamu bertanya padaku
Bagaimanakah senjaku hari ini
Jawabku masih sama, kelabu
Ditambah hujan yang memupuk rasa kesepian

Lalu kutanya, bagaimana senjamu?
Adakah sesuatu yang menyulut bahagiamu?
Kamu jawab, aku sama denganmu
sedang mengalami kelabu

Mengapa?
Bukankah ada dia yang menjadi pelangimu?
Dia yang menciptakan spektrum warna di hidupmu
Lalu mengapa kau merasa kelabu?

Kamu bilang, senja-senja yang kuhabiskan bersamamu lebih menyenangkan.
Lebih berkesan.
Meski hanya berwarna oranye dan kehitaman, tapi itu menghangatkan.

Jika menghangatkan mengapa kamu berikan hujan?
Mengapa kamu biarkan ia dibungkus kedinginan?
Lalu mengundang awan mendung agar berkawan.
Jika menyenangkan, seharusnya kamu bertahan
bukan pergi meninggalkan.

Jogja, 21/04/2017

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s