Kenapa Menulis?

Saya nulis karena memang saya mau. Saya pengen banget nulis cerita saya sendiri. Mungkin cerita pasaran tapi versi saya sendiri. Dari jaman SD saya suka nulis diary, keterusan sampe SMP, dan mandeg saat SMA. Sayang uangnya kalo buat beli diary terus. Mending buat beli risol mayo, enak! Hahaha. Tapi kadang masih suka nulis puisi/prosa nggak jelas di laptop. Curhat juga sih intinya.

Gara-gara nulis juga saya jadi lebih tahu tentang diri saya sendiri. Ternyata saya orangnya melankolis. Sikit-sikit baper, terharu, seneng, ya gitu-gitulah. Namanya juga melankolis. Kebanyakan pakai hati. Ugh.

Nah, karena itu di sini ada beberapa tulisan. Termasuk yang gak jelas ini. Saya pengen belajar menulis. Biar yang saya tahu nggak cuma nulis laporan praktikum atau yang bentar lagi saya alami, yaitu skripsi. Nyebutin gitu aja berasa horor, ye? Haha.

Saya pengen tahu gimana, sih, rasanya jadi penulis novel terutama novel online. Ternyata susah, ya? Idenya suka timbul tenggelam. Nggak jarang karena kesibukan di dunia nyata, ceritanya jadi terbengkalai. Pantesan banyak cerita yang memakan waktu lama supaya selesai. Ada juga cerita yang nggak tamat. Kan bikin sedih. Huhu.

Iming-iming jadi novel cetak juga memacu semangat untuk menulis. Penulis mana, sih, yang nggak mau karyanya nampang di toko-toko buku? Dilabeli dengan rupiah tentunya dan terlebih dihargai para pembacanya. Bullshit kalau nggak ada yang mau. Saya sendiri juga gitu. Pengen banget kalau punya karya yang terpajang di etalase toko buku dan dibaca banyak orang. Bikin orang meresapi apa yang ada dalam buku tersebut. Mungkin suatu hari nanti. Jika Tuhan menghendaki. Semoga saja. Aamiin.

Kalau di blog ini, isinya cuma curhat aja, sih. Mungkin ada beberapa postingan yang terinspirasi dari cerita teman, film, drama, dsb. tapi sebagian besar yang saya tulis adalah kisah saya sendiri. Kalau di-scroll ke bawah, pasti nemu gaya bicara saya yang alay karena pakai kata aku/apin (penyebutan nama). Saya nggak mau menghapusnya karena… ya biar aja lah ya, jadi kenangan kalau saya pernah begitu. Sekarang, sih, lebih konsisten pakai kata “saya” karena kesannya lebih sopan. Sekarang juga sedang belajar pakai EYD yang benar karena ‘tugas negara’ di dunia nyata yang mengharuskannya.

Menulis itu capek, lho. Kadang suka gemes juga kalau udah nulis capek-capek nggal dihargai. Hhh, sok-sokan padahal jadi silent reader juga. Nggak meninggalkan jejak semacam like/vote atau komentar, padahal itu salah satu sumber semangat dalam menulis. Tapi dasarnya saya orang plin plan, pengennya dapat semangat semacam itu tapi takut kalau akunnya dikenali orang. Masih takut di-judge. Dibilang alay, lebay, menye-menye, “malah piye”. Padahal ya kalau percaya diri, it’s fine. Semua bakalan baik-baik aja. Yap! Saya mulai menanamnya dalam kepala.

Saya menulis untuk menyenangkan diri saya sendiri. Ada yang mau baca syukur, enggak juga gak apa-apa. Tapi semoga aja tulisan yang saya buat dengan susah payah nggak dijiplak orang gitu aja. Because it’s like you have give all of your time for stalking on someone’s account you love but he/she has boy/girlfriend already. LUORO, CUKS! Njir, gue ngomong apaan, nih. Ah, elah.

Eh, tapi beneran, lho. Plagiasi atau penjiplakan itu sesuatu yang sangat rawan di dunia ke-author-an. Gampang banget soalnya tinggal copy-paste, ganti nama, kelar deh. Tapi siapa yang nggak sakit hati coba kalau dia udah merelakan waktu luangnya dengan menulis susah-susah, eh, dicomot orang lain dengan nggak bertanggung jawab. Maling. Sedih, loh. Terinspirasi boleh, tapi jangan sampai melakukan plagiasi. Ada undang-undangnya lho. Inget juga kalau karma does exist!

Intinya saya menulis untuk diri saya sendiri. Mau orang bilang apa juga bodo amat. Ya, itu aja sih yang mau saya bilang. Ngalor ngidul, ngetan ngulon, nggak penting, ya? Hahaha.

Jogja, 30/04/2017     20.27 WIB

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s